Firebird

Firebird


Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Dia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland. Firebird merupakan database open source yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan akan database yang handal namun cukup ringan dan mudah dalam mengoperasikannya. Firebird 2.0 memiliki kelebihan pada kecepatan akses database (akses data akan lebih cepat), keamanan data lebih terjamin, mensupport bahasa asing (karakter asing seperti bahasa arab, cina, dll), dan berbagai keterbatasan data telah dihilangkan/ditingkatkan.



Kelebihan – Kelebihan Firebird :

1.    Kemudahan installasi.
2.    Gratis/tidak berbayar.
3.    Memiliki fitur standard yang lumayan lengkap (Stored Procedure, View, Trigger).
4.    Dibangun dengan arsitektur multigenerasi
5.    Database hanya 1 file atau multispan file.
6.    Memiliki fitur Embeded Server.
7.    Dukungan pada banyak platform (windows, linux, unix, solaris, mac os).
8.    Footprint yang kecil.
9.    Dukungan pada UDF.
10.  Komunitas yang besar.
11.  Dukungan driver yang luas.


Kemampuan – Kemampuan Firebird :

Banyak sekali fasilitas menarik yang ditawarkan oleh Firebird (ini bisa dibandingkan dengan fasilitas yang ditawarkan oleh MySQL). Firebird memiliki rata-rata fasilitas yang dimiliki oleh sebuah komersial database misalnya seperti stored procedure, trigger, sistem backup, replikasi dan tools sql yang lengkap. Firebird juga support dengan ANSI SQL yang berarti akan semakin memudahkan dalam proses migrasi antar database platform.

1.    Firebird support dengan transaksi layaknya pada database komersial lainnya. Sebuah transaksi bisa di-commit atau di-rollback dengan mudah. Bahkan Firebird support dengan savepoint pada suatu transaksi dan kita bisa melakukan rollback kembali ke savepoint yang kita tentukan tadi (mirip fasilitas pada Oracle).

2.    Firebird menggunakan sintaks standard untuk menciptakan suatu foreign key.

3.    Firebird support row level locks, secara default Firebird menggunakan apa yang disebut dengan multi version concurrency system. Ini artinya bahwa semua session pada database akan melihat data yang lama sampai data yang baru sudah di-commit ke dalam database. Sebagai alternative untuk locking juga bisa digunakan perintah select… for update with lock.

4.    Firebird support stored procedure dan triggers dengan bahasa yang standard sehingga tidak akan membingungkan bagi orang yang ingin belajar. Triggers pada Firebird mirip seperti yang dijumpai dalam Oracle yaitu menggunakan before atau after insert, update atau delete. Ini berbeda dengan sistem trigger pada Sybase atau MS SQL Server yang menggunakan tabel virtual inserted dan deleted.

5.    Firebird bisa melakukan replikasi, solusi untuk replikasi kebanyakan dibuat oleh pihak ketiga, tetapi sebenarnya teknik replikasi ini seperti konsep trigger yang selalu memonitor adanya operasi insert, update atau delete ke dalam database.

6.    Firebird support dengan multiple data file. Firebird bisa menggunakan lebih dari satu file sebagai single logic database. Ini sangat berguna bagi para DBA (Database Administrator) untuk mengadministrasi database.

7.    Software untuk mengadministrasi mudah didapat karena banyak sekali software untuk mengadministrasi database Firebird, misalnya saja IBExpert, EMS IB Manager, IBConsole, isql, FBManager, Marathon dan banyak lagi yang lainnya. Aplikasi tersebut ada yang komersial atau bahkan ada yang open source.

8.    Library connection untuk Firebird yang sudah tersedia ada banyak, ada driver untuk ODBC, JDBC bahkan .NET database provider. Bahkan dari PHP juga sudah disediakan library untuk koneksi ke database Firebird ini.

9.    Banyaknya fasilitas support dan maintenance karena banyaknya komunitas Firebird. Di Indonesia sendiri komunitas yang sering menggunakan Firebird biasanya adalah programmer Delphi. Kalau di luar negeri sudah sangat banyak sekali komunitasnya, mulai dari komunitas developer, Firebird architect, Firebird test dan lain sebagainya.

Kemudahan penggunaaan dari firebird cukup memberikan banyak pilihan, baik untuk menjadikan Firebird sebagai database embeded seperti untuk aplikasi dalam CD Rom ataupun sebagai database enterprise. Meski diakui hingga firebird 1.5 belum banyak fitur yang mendukung kebutuhan enterprise secara built in, namun prospek ke depan dari database ini sangat baik.



Cara Instalasi Firebird



Setlah di Klik dua kali akan ada tampilan awal instalasi Firebird seperti ini
Instalasi Firebird


Klik Next, maka akan, tampil pemilihan directory (default saja)
Instalasi Firebird


Pilih component yang harus diinstal, (default saja, karena lengkap )
Instalasi Firebird

Konfirmasi, jika sudah benar semua, klik install, Firebird akan terinstall
Instalasi Firebird


Setting Path :
terkadang, kita ingin lewat command prompt dalam mengotak-atik sebuah database ( biar berasa kek pro haha ), jadi langkah selanjutnya yaitu setting path dengan cara sebagai berikut :
Klik MyComputer –> Properties –> pilih advanced –> pilih environment variables ( untuk windows yang beda versi menyesuaikan ya, pokoknya ujung2nya sampai environment variable ), lalu tambahkan path sebagai berikut :
path

jangan lupa servicenya juga pastikan ter start sebelum menggunakan, bisa di cek di service (biasanya sih otomatis harusnya :D )

service firebird


 Sumber:
http://bencerdas.web.id/2013/05/sejarah-dan-cara-instalasi-firebird/



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Praktikum 2 (Tugas)

Laporan Praktikum 2 (Pendahuluan)

TUGAS PRAKTIKUM 1